Kadiskominfotik Riau Imbau Pegawai dan Warga Tak Takut Lakukan Deteksi Dini Kesehatan
PEKANBARU – Sejumlah pegawai di lingkungan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau antusias mengikuti pelayanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan pemeriksaan medis terpadu ini digelar atas arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, sebagai wujud kolaborasi Pemprov Riau bersama Pemko Pekanbaru dalam mendukung program prioritas nasional yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Langkah strategis ini menjadi instrumen penting dalam mendorong budaya deteksi dini penyakit agar masyarakat serta aparatur negara dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak awal. Pelayanan kesehatan massal yang dipusatkan di Kantor Diskominfotik Riau pada Rabu (22/7/2026) ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Riau.
"Kegiatan ini atas arahan Pak Plt Gubri, SF Hariyanto dalam menjalankan program prioritas nasional Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Selain itu, menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-69 Provinsi Riau. Hari ini kegiatannya dilakukan di Diskominfotik Provinsi Riau," ujar Kepala Diskominfotik Provinsi Riau, Supriyadi, di Pekanbaru.
Supriyadi menjelaskan bahwa program CKG ini memberikan manfaat besar karena seluruh layanan dapat diakses tanpa dipungut biaya sedikit pun. Berbagai jenis pemeriksaan kesehatan disediakan secara komprehensif, mulai dari pengecekan kadar gula darah, tekanan darah (tensi), pemeriksaan kesehatan gigi, hingga sesi konsultasi medis langsung bersama tim dokter.
"Kami senang program cek kesehatan gratis ini bisa dilakukan, karena melalui pemeriksaan tersebut masyarakat bisa mendeteksi lebih dini. Jangan sampai jika ada suatu gejala malah membuat kita takut, justru ini menjadi antisipasi dan waspada bagi kita ke depannya. Jika ada hal yang perlu ditindaklanjuti, bisa langsung dirujuk ke fasilitas kesehatan," imbuh Supriyadi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menerangkan bahwa pelaksanaan CKG secara simultan ini ditujukan untuk mengejar target nasional cakupan pemeriksaan kesehatan sebesar 46 persen di tahun 2026. Pelayanan ini tidak hanya menyasar pegawai Pemprov Riau, melainkan digelar serentak pada OPD di 12 kabupaten/kota serta dibuka luas bagi masyarakat umum.
Inisiatif masif ini terbukti membuahkan hasil positif berdasarkan rilis data nasional terbaru. Provinsi Riau mencatatkan lonjakan peringkat yang cukup signifikan dalam hal capaian realisasi pemeriksaan kesehatan di tingkat nasional.
"Alhamdulillah, berdasarkan rilis data nasional terbaru posisi Riau mengalami kenaikan signifikan. Dari sebelumnya peringkat ke-22, kini kita sudah berada di peringkat ke-16 se-Indonesia dengan total capaian pemeriksaan sebesar 20,9 persen," terang Kadinkes Riau Zulkifli.
Zulkifli menyampaikan rasa optimisnya bahwa target nasional 46 persen dapat terlampaui melalui sinergi lintas OPD dan seluruh pemangku kepentingan. Ke depan, jangkauan program CKG akan terus diperluas hingga menyentuh seluruh siklus kehidupan, mulai dari jenjang pendidikan SD, SMP, SMA/SMK sederajat, perguruan tinggi, hingga menyasar seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Provinsi Riau.
"Program CKG ini memberikan dampak yang sangat positif karena kesehatan merupakan hal utama bagi kehidupan masyarakat. Melalui pemeriksaan ini, kita dapat mendeteksi dini berbagai potensi gangguan kesehatan sehingga penanganan medis bisa segera dilakukan sebelum kondisi memburuk," tegas Zulkifli.
Zulkifli menyebutkan pelaksanaan CKG bagi ASN ini juga berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Di mana, pada hari ini, berfokus pada 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Adapun 5 OPD tersebut, dikatakan Zulkifli, terdapat pada Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik dengan capaian pegawai sebanyak 96 orang. Kemudian, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumah
Related Articles