Bupati Toha Turun Langsung ke Muara Medak, Bersama Warga Padamkan Api Karhutla di Lahan Gambut

Terkini 20 Oct 2026 22:32 • 2 min read • 41 views • By admin

Share berita ini

Bupati Toha Turun Langsung ke Muara Medak, Bersama Warga Padamkan Api Karhutla di Lahan Gambut
BAYUNG LENCIR, 20 Oktober 2026

BAYUNG LENCIR, 20 Oktober 2026 — Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. M. Toha Tohet, S.H., meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun 7, Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, pada Selasa (20/10/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus memastikan penanganan kebakaran berjalan terpadu dan menyeluruh.

 

Desa Muara Medak menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena sebagian besar wilayahnya berupa lahan gambut yang sangat rentan terbakar dan sulit dipadamkan. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, api telah berhasil dipadamkan berkat kerja sama yang erat antara petugas gabungan dan masyarakat setempat.

 

Upaya pemadaman melibatkan personel dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta warga sekitar yang bahkan sudah bertindak sejak dini sebelum tim gabungan tiba di lokasi.

 

Bupati Toha Tohet menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kebersamaan tersebut.

 

"Terima kasih kepada seluruh petugas dan masyarakat yang telah bekerja keras memadamkan api. Kerja sama seperti ini sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan warga bisa ditekan seminimal mungkin," ujar Bupati Toha.

 

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat kondisi lahan sedang kering dan rawan kebakaran. Sebagai langkah jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Muba berencana membangun embung di Desa Muara Medak dan kawasan rawan lainnya untuk menjamin ketersediaan air saat terjadi kebakaran.

 

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Muba, Marko Susanto, S.STP., M.Si., melaporkan bahwa hingga Selasa, jumlah titik panas (hotspot) yang tercatat di Kabupaten Muba mencapai sekitar 3.500 titik. Kondisi ini dikatakan memiliki kemiripan dengan kejadian besar pada tahun 2019, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga.

 

Lima kecamatan dengan titik panas terbanyak:

 

- Bayung Lencir: 629 titik

- Lais: 536 titik

- Sekayu: 387 titik

- Batang Hari Leko: 375 titik

- Tungkal Jaya: 337 titik

 

"Di Bayung Lencir, terutama kawasan lahan gambut, pemadaman terus kami lakukan bersama tim terpadu. Kami sangat mengapresiasi warga Dusun 7 Muara Medak yang sigap menindaklanjuti sejak dini," ungkap Marko.

 

Marko kembali mengimbau masyarakat dan perusahaan tidak melakukan pembakaran lahan serta senantiasa menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

 

Peninjauan ini turut dihadiri oleh Dandim 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan, Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., Asisten I Setda Muba H. Ardiansyah, S.E., M.M., Ph.D., C.M.A., Camat Bayung Lencir Zukar, S.KM., M.Si., serta kepala perangkat daerah terkait lainnya.

 

 

DetikPilarFakta