Agenda Audiensi Tak Jelas, Ketua FPII Kuantan Singingi Kecewa Berat Terhadap Sikap Bupati

Terkini 23 Jun 2026 12:10 2 min read 23 views By admin
Agenda Audiensi Tak Jelas, Ketua FPII Kuantan Singingi Kecewa Berat Terhadap Sikap Bupati
Kuansing  – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap Bupati Kuantan Sin...

Kuansing  – Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap Bupati Kuantan Singingi. Selasa (23/6/2026).

Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakjelasan jadwal audiensi yang telah diajukan secara resmi oleh organisasi pers tersebut, yang dinilai seperti "tidak ada janjian" atau tanpa koordinasi yang matang dari pihak pemerintah daerah.

​Ketua FPII Kabupaten Kuantan Singingi, Rusman mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat resmi untuk bersilaturahmi sekaligus membahas sejumlah agenda penting terkait sinergitas insan pers dan pembangunan daerah. Namun, saat waktu yang direncanakan tiba, respon dan kepastian dari pihak Bupati justru menggantung dan mengecewakan.

​"Kami sangat menyayangkan sikap dan manajemen birokrasi ini. Surat permohonan audiensi sudah kami kirimkan jauh-jauh hari yakni pada tanggal 19 Juni 2026, namun begitu memasuki jadwal yang direncanakan, situasinya malah seperti tidak ada komitmen atau janjian sama sekali," ujar Rusman dengan nada kecewa.

​Menurutnya, sebagai mitra strategis pemerintah dalam hal penyebaran informasi dan kontrol sosial, insan pers yang bernaung di bawah FPII seharusnya mendapatkan ruang komunikasi yang jelas dan dihargai waktu serta komitmennya. 

Kejadian ini dinilai memberikan sinyal kurang baik terhadap keterbukaan komunikasi publik di lingkup Pemkab Kuansing.

​FPII Kuantan Singingi berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan meminta pihak protokol atau kedinasan terkait untuk lebih profesional dalam menata agenda kepala daerah, terutama yang melibatkan organisasi profesi dan masyarakat.

​Sampai berita ini diturunkan, pihak FPII masih menunggu klarifikasi resmi dan penjadwalan ulang yang pasti dari pihak Bupati Kuantan Singingi.